Kamis, 22 Oktober 2015

TUGAS 2 TOU : ORGANISASI APA YANG AKAN ANDA BUAT JIKA SUDAH LULUS DARI UNIVERSITAS GUNADARMA?

Bagi saya organisasi merupakan suatu wadah dimana masyarakat dapat mengapresiasikan bakatnya dalam mewujudkannya. Namun saat nanti 2.5 tahun saya lulus dari universitas gunadarma, saya akan membuat organisasi yang dimana nantinya akan berguna bagi Negri ini. Dan organisasi yang saya buat nantinya akan termasuk kedalam organisasi social, dimana bergerak pada sector lingkungan ataupun alam.




Saya ingin membuat organisasi ini dengan didasar kan bagaimana rasa cinta kita terhadap Negri kita sendiri, yakni saya akan memperkenalkan Indonesia dimata dunia lebih detail lagi akan Keindahan dan Keistimewaan Indonesia.

Dengan cara memiliki wadah sendiri ataupun organisasi yang ada Indonesia akan jauh lebih banyak dikenal oleh seluruh dunia. Cara ini dapat dengan mudah kita lakukan karna manusia itu sendiri tidaklah jauh dari hidup bersosial, dengan adanya teknologi yang canggih membuat jaringan yang luas akan cepat direspon Dunia, dan mudah-mudahan jika nanti organisasi ini terlaksana dan memiliki jaringan yang besar saya pun yakin Indonesia akan lebih indah lagi nantinya.


Untuk membentuk suatu organisasi yang besar tidaklah mudah jika kita tidak mencobanya dengan hal kecil, seperti menjaga lingkungan dan menghargai produk Indonesia. Maka dari itu mulailah saat ini kita menghargai apapun keistimewaan yang ada di Indonesia, agar Indonesia agar lebih baik dan selalu dihargai oleh bangsa lainnya.

TUGAS 1 TOU : BENTUK ORGANISASI PT POS INDONESIA (PERSERO)

Jenis bentuk organisasi yang ada pada PT POS INDONESIA (PERSERO), menurut saya yakni adalah Organisasi Lini dan Staf

Struktur organisasi lini adalah bentuk yang paling sederhana dan paling tua dalam organisasi. Struktur ini menggambarkan tekanan bahwa wewenang organisasi dipegang langsung oleh manajemen puncak atau manajer atas yang di terapkan pada karyawannya untuk mencapai keberhasilan. Namun demikian manajer-manajer departemen masih diberi kesempatan untuk membuat pengambilan keputusan bagi departemennya, tetapi tetap dalam komando manajen puncak.

Organisasi lini didasarkan atas dasar wewenang langsung. Masing-masing manajer bertanggung jawab untuk mangumpulkan dan memproses informasi yang akan dikeluarkan departemennya bersama-sama dengan asisten manajer dan bawahan lainnya.
Struktur organisasi lini lebih tepat diterapkan pada organisasi berskala kecil dengan lingkup dan volume kerja yang terbatas

Pada organisasi lini dan staff, manajer dalam membuat keputusan dibantu oleh departemen personalia, departemen hukum dan departemen penelitian beserta staffnya. Adanya garis koordinasi antara president atau manajer puncak dengan departemen personalia, hukum dan penelitian menunjukkan bahwa staff ketiga departemen tersebut diberi wewenang untuk memberi laporan segala sesuatu tentang organisasi perusahaan kepada manajer puncak.
Pada struktur organisasi lini dan staff terdapat  tipe wewenang, yaitu :
  • Manajer lini mempunyai wewenang lini. Manajer lini mempunyai wewenang langsung atas operasional departemen yang di bawahnya.Mereka mempunyai wewenang untuk membuat keputusan dan untuk mendorong tindakan.
  • Staff manajer memiliki wewenang staff. Mereka dimaksudkan membantu manajer. Mereka tidak mempunyai wewenang untuk memberikan perintah atau usaha agar manajer membuat keputusan sesuai dengan keinginannya yang pasif pada manajer.
  • Semua staff manajer diberi wewenang fungsional. Mereka mempunyai wewenang untuk membuat keputusan dalam menjalankan aktivitas khusus dengan personel-personel dari departemen lainnya. 
Organisasi Lini dan Staf adalah kombinasi dari organisasi lini dan organisasi fungsional. Pelimpahan wewenang dalam organisasi ini berlangsung secara vertikal dari seorang atasan pimpinan hingga pimpinan dibawahnya. Untuk membantu kelancaran dalam mengelola organisasi tersebut seorang pimpinan mendapat bantuan dari para staf dibawahnya. Tugas para staf disini adalah untuk membantu memberikan pemikiran nasehat atau saran-saran, data, informasi dan pelayanan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan untuk menetapkan suatu keputusan atau kebijaksanaan. Pada struktur organisasi ini Hubungan antara atasan dengan bawahan tidak secara langsung

Kelebihan dan Kelemahan
     
    Ciri :
  1. Hubungan atasan dan bawahan tidak seluruhnya secara langsung
  2. Karyawan banyak
  3. Organisasi besar
  4. Ada dua kelompok kerja dalam organisasi sehingga ditekankan adanya spesialisasi:
·                      Personel lini
·                      Personel staf

Keuntungan dari struktur organisasi ini adalah :
1)  Ada pembagian tugas yang jelas
2)  Kerjasama dan koordinasi dapat dilaksanakan dengan jelas
3)  Pengembangan bakat segenap anggota organisasi terjamin
4)  Staffing dilaksanakan sesuai prinsip the right man on the right place
5)  Bentuk organisasi ini fleksibel untuk diterapkan

Keburukan dari struktur organisasi ini adalah :
1)  Tugas pokok orang-orang sering dinomorduakan
2)  Proses decesion makin berliku-liku
3)  Jika pertimbangan tidak terkontrol maka sering menimbulkan nepotism spoilsystem          patronage

Minggu, 18 Oktober 2015

TUGAS 1 TOU : KEUNTUNGAN DAN KELEMAHAN PT POS INDONESIA (PERSERO)

Keuntungan Pos Indonesia

Saya hanya akan membahas keunggulan dalam hal pelayanan pengiriman barang, untuk layanan lain saya kurang begitu memperhatikan karena jarang menggunakannya. Berikut keunggulan-keunggulan yang dimiliki Pos Inonesia selain yang sudah saya sebutkan:
1. Kantor Pos ada setiap kecamatan
Kantor pos di Indonesia jumlahnya sangat banyak, hampir disetiap kecamatan pasti ada. Pelanggan bisa dengan mudah menjangkau kantor pos untuk mengakomodasi keperluannya.
2. Tarif kiriman domestik update dan seragam
Antara tarif kiriman yang tercantum di website dan tarif di kantor pos selalu update. Setidaknya beberapa kali saya lacak di website hasilnya sama seperti kantor pos. Paling tidak ada selisih untuk admin kantor pos 1500. Hal ini memudahkan kita mengetahui tarifnya terlebih dahulu sebelum melakukan pengiriman. Selain itu antar satu kantor pos dengan kantor pos lain juga tarifnya tidak ada perbedaan.
Saya punya pengalaman tidak mengenakan dengan jasa pengiriman barang lain. Dikarenakan tarif yang tidak update antara website dan kantor. Saya cek harganya murah, pas sampai di kantornya tarif kiriman lebih mahal, sangat tidak mengenakkan bagi para pelaku bisnis online.
3. Kantor Pos pusat buka lebih lama
Enaknya lagi jika kita berada di kota, terlebih kota-kota besar. Kantor Pos pusat (di kota) buka lebih lama daripada kantor pos cabang (di kecamatan). Kantor Pos Pusat Denpasar contohnya, setiap hari senin hingga jumat buka mulai jam 8 pagi dan tutup jam 9 malam. Dan setiap hari sabtu buka sampai jam 7 malam. Kita bisa kapanpun mengirim barang sesuai waktu senggang kita.
4. Pelayanan prima
Saya pernah sekali mengirimkan barang urgent dengan alamat kantor pos pusat Denpasar. Jadi saya harus mengambil kiriman paket di kantor pos. Meskipun tidak diantar lansung ke rumah, barang saya aman di kantor pos. Saat kiriman datang petugas juga menginformasikan barang kita langsung. Pos Indonesia aman dan terpercaya.
5. Kiriman jumbo ada tarif khusus
Jika Anda mengirimkan paket besar ada tarif khusus yang diberikan oleh Pos Indonesia lebih murah. Yang dimaksud paket jumbo adalah kiriman yang isinya di atas 30 kilo. Mungkin karena bekerja sama dengan anak perusahaannya Pos Logistics, tapi saya kurang mengerti. Kiriman saya 75 kg dari Denpasar – Pekalongan dikenakan tarif Rp 6.000 / kg. Memang sedikit lebih mahal dari jasa pengiriman lainnya, tapi lebih aman.

Kelemahn Pos Indonesia
Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, termasuk dengan Pos Indonesia. Kekurangan dari Pos Indonesia yang saya tidak suka adalah pengantaran paket ke tujuan, di desa. Sistem pengantaran barang kiriman antara di desa dan kota itu berbeda. Kalau di desa biasanya Pak Pos menitipkan barang kita di kantor desa. Memang lebih memudahkan, tapi terkadang tidak ada pemberitahuan adanya kiriman dari pegawai kantor desa.
Meskipun bukan murni kesalahan dari kantor Pos, seharusnya bisa diatasi dengan menelpon pihak penerima apabila paket sudah dititipkan di desa. Setidaknya penerima bisa mengambil sendiri di kantor desa jika memang kiriman tersebut dibutuhkan segera.


TUGAS 1 TOU : STRUKTUR ORGANISASI PT POS INDONESIA (PERSERO)

STRUKTUR ORGANISASI


BOARD OF DIRECTORS
Profile Direktur Utama

Monfiori, SE
Bergabung dengan PT Pos Indonesia (Persero) melalui jenjang Pendidikan Tinggi Pos (Diktipos), Angkatan XVIII, Pusdiklatpos Bandung pada tahun 1986, dan selanjutnya pada tahun 1995 berhasil menyelesaikan pendidikan lanjutan dan mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi. 
Karir di PT Pos Indonesia dilalui dengan baik dimulai sebagai seorang Supervisor di Kantorpos Bukitinggi, yang kemudian berlanjut mulai sebagai Manajer, Wakil Kepala Kantorpo, Kantorpos, Manajer Kantor Wilayah, Deputi, Kepala Regional, Vice President. Menjadi Kepala Pembenahan Operasi PT Pos Indonesia pada tahun 2011-2012, yang selanjutnya dikaryakan di Badan Afiliasi anak perusahaan Dana Pensiun Pos yaitu di Dapensi Dwi Karya sebagai Direktur Utama.  Berdasarkan Surat Keputusan Pemegang Saham PT Pos Properti Indonesia pada tahun 2015 ditunjuk sebagai Direktur Utama.
Beberapa Kursus dan Pelatihan yang pernah diikuti diantaranya:
1.    Pelatihan Pimpinan Tk II, Pos, Leadership Inc, MIM, PPA FEUI, RWI.
2.    Fraud Audit Workshop, BPKP Jawa Barat.
3.    HRM Training, Prima Yasa Eduka.
4.    Pelatihan Customer Service Skills, Inti Mark.
5.    Kursus Kader Pimpinan, (Suskapim III) Prasetya Mulya.
6.    Pelatihan Penata Layanan, Sekolah Tinggi Manajemen Bandung.
7.    Seminar Perkembangan Komunikasi Menghadapi Globalisasi, Universitas Terbuka.
8.    Sekolah Pimpinan Administrasi Tingkat Dasar (SEPADA), LAN Bandung.

Profile Direktur

Dra. Lilis Resnawiyanti, Akt
Meniti karir di PT Pos Indonesia (Persero) dimulai dari jenjang Pendidikan Sarjana Angkatan 2. Setelah melalui masa pendidikan kedinasan selama 1 (satu) tahun, penempatan pertama sebagai Asman Verifikasi di Kantor Wilpos V Bandung. Selanjutnya pengalaman kerja berlanjut ke Wilpos Denpasar, sebagai KSPI di Wilpos Semarang, Manajer Akuntansi Kantor Pusat, dan terakhir sebagai VP Pengenalian Keuangan PT Pos Indonesia (Persero).
Setelah melalui berbagai jabatan di lingkungan internal PT Pos Indonesia (Persero), selanjutnya dikaryakan sebagai Direktur Investasi di Dana Pensiun Pos yang kemudian diberi kepercayaan sebagai Direktur PT Pos Properti Indonesia.
Berbagai pelatihan telah diikuti sebagai penigkatan kompetensinya :
1. Pelatihan Manajemen Umum Dana Pensiun.
2. Seminar Investasi dan Outlook Perusahaan.
3. Kursus Manajemen Akuntansi di Pakistan.
4. Kursus Kader Pimpinan.
BOARD OF COMMISIONER
 Drs. Agus F Handoyo, MM
Saat ini menjabat sebagai Direktur Surat dan Paket PT Pos Indonesia (Persero) yang diberikan kepercayaan oleh Pemegang Saham menjadi Komisaris PT Pos Properti Indonesia. Karir dan pengalaman dimulai dari Pendidikan Tinggi Sarjana yang merupakan jenjang pendidikan kedinasan PT Pos Indonesia (Persero), dan melanjutkan pendidikan Magister Managemen.
Jabatan kedinasan dilalui dengan penuh dedikasi kepada Perusahaan dimulai sebagai Kepala Bagian di Kantorpos, Asisten Manajer di Kantor Wilayah, Kepala SBU, Kepala Wilayah, Vice President, sampai menjadi Direktur Solusi Bisnis di PT Pos Logistik Indonesia.
Pengalaman dalam mengikuti aktivitas kroporat baik dalam dan luar negeri semakin memberikan kematangan dalam menjalankan tugas dan amanah yang diembannya diantaranya :
  •  Kursus Kader Pimpinan (Suskapim), Bandung, 1998.
  • The future of European Postal Services, Brussel. 1999.
  • Quality Management,  Bangkok, 2001.
  • Benchmark team member pengelolaan data Pos ke Malaysia Post dan Singapore Post, 2007.
  • Benchmark team member pengelolaan data archieving dan Warehousing di VPI Malaysia, 2008.
  • Benchmark team member pengelolaan data archieving dan Warehousing di Trusted Hub Singapore 2010.
  • Anggota Delegasi RI ke Rusia, dalam rangka penjajagan kerjasama ekonomi dan perdagangan Indonesia dan Rusia, 2012.
  • Anggota Delegasi RI ke Kazakhstan, dalam rangka penjajagan kerjasama ekonomi dan perdagangan Indonesia –Kazakhstan, 2013.


DEWAN KOMISARIS PT POS INDONESIA (PERSERO)


 Basuki Yusuf Iskandar (Ketua)


Noor Ida Khomsiyati

 Karyono Supomo



Bobby Hamzar Rafinus 


Dedi Syarif Usman




Ferrari Roemawi

DIREKSI PT POS INDONESIA (PERSERO)









TUGAS 1 TOU : SEJARAH PT POS INDONESIA (PERSERO)

SEJARAH PT POS INDONESIA (PERSERO)

Sejarah mencatat keberadaan Pos Indonesia begitu panjang, Kantorpos pertama didirikan di Batavia (sekarang Jakarta) oleh Gubernur Jendral G.W Baron van Imhoff pada tanggal 26 Agustus 1746 dengan tujuan untuk lebih menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi mereka yang berdagang dari kantor-kantor di luar Jawa dan bagi mereka yang datang dari dan pergi ke Negeri Belanda. Sejak itulah pelayanan pos telah lahir mengemban peran dan fungsi pelayanan kepada publik.

Setelah Kantorpos Batavia didirikan, maka empat tahun kemudian didirikan Kantorpos Semarang untuk mengadakan perhubungan pos yang teratur antara kedua tempat itu dan untuk mempercepat pengirimannya. Rute perjalanan pos kala itu ialah melalui Karawang, Cirebon dan Pekalongan.

Perubahan Status Pos Indonesia


Pos Indonesia telah beberapa kali mengalami perubahan status mulai dari Jawatan PTT (Post, Telegraph dan Telephone). Badan usaha yang dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan ini operasinya tidak bersifat komersial dan fungsinya lebih diarahkan untuk mengadakan pelayanan publik. Perkembangan terus terjadi hingga statusnya menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Mengamati perkembangan zaman dimana sektor pos dan telekomunikasi berkembang sangat pesat, maka pada tahun 1965 berganti menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro), dan pada tahun 1978 berubah menjadi Perum Pos dan Giro yang sejak ini ditegaskan sebagai badan usaha tunggal dalam menyelenggarakan dinas pos dan giropos baik untuk hubungan dalam maupun luar negeri. Selama 17 tahun berstatus Perum, maka pada Juni 1995 berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero).

Dengan berjalannya waktu, Pos Indonesia kini telah mampu menunjukkan kreatifitasnya dalam pengembangan bidang perposan Indonesia dengan memanfaatkan insfrastruktur jejaring yang dimilikinya yang mencapai sekitar 24 ribu titik layanan yang menjangkau 100 persen kota/kabupaten, hampir 100 persen kecamatan dan 42 persen kelurahan/desa, dan 940 lokasi transmigrasi terpencil di Indonesia. Seiring dengan perkembangan informasi, komunikasi dan teknologi, jejaring Pos Indonesia sudah memiliki 3.700 Kantorpos online, serta dilengkapi elektronic mobile pos di beberapa kota besar. Semua titik merupakan rantai yang terhubung satu sama lain secara solid & terintegrasi. Sistem Kode Pos diciptakan untuk mempermudah processing kiriman pos dimana tiap jengkal daerah di Indonesia mampu diidentifikasi dengan akurat.

VISI, MISI DAN MOTO
V I S I
Menjadi Perusahaan pos terpercaya
M I S I
  • Berkomitmen kepada pelanggan untuk menyediakan layanan yang selalu tepat waktu dan nilai terbaik
  • Berkomitmen kepada karyawan untuk memberikan iklim kerja yang aman, nyaman dan menghargai kontribusi
  • Berkomitmen kepada pemegang saham untuk memberikan hasil usaha yang menguntungkan dan terus bertumbuh
  • Berkomitmen untuk berkontribusi positif kepada masyarakat
  • Berkomitmen untuk berperilaku transparan dan terpercaya kepada seluruh pemangku kepentingan

KREDO
Terus Bergerak Maju (Move On)
 Move On dijabarkan dalam :
  1. Vision : to be a trusted postal services company
  2. Action : Operational effectiveness, cost efficiency, overwhelming challenge, & increase revenue
  3. Passion : Champion Postal Company in the Region
  4. Collaboration : Merger & acquisition


SUMBER :